Kamis, 02 Juli 2015
PERTEMUAN 6
SISTEM
INFORMASI PERKANTORAN
Pengertian
sistem informasi manajemen
Sistem adalah
kumpulan komponen dimana masing-masing komponen memiliki fungsi yang saling
berinteraksi dan saling tergantung serta memiliki satu kesatuan yang utuh untuk
bekerja mencapai tujuan tertentu.
Menurut
Komaruddin, Sistem informasi manajemen adalah seperangkat
prosedur yang terorganisasi dengan sistematik yang jika dilaksanakan akan
menyediakan informasi yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembuatan keputusan.
Sistem informasi
manajemen sering disamakan dengan teknologi. Dari definisi diatas dapat
disimpulkan bahwa teknologi merupakan bagian dari SIM disamping sumber daya manusia, perusahaan, dan prosedur kerja.
SIM adalah suatu sistem yang saling
bekerja sama, terdiri dari kumpulan orang, alat, serta prosedur dan merupakan
satu kesatuan yang saling berinteraksi dan berkesinambungan serta dirancang
untuk mengumpulkan, memilih, menganalisis, mengevaluasi dan mendistribusikan
informasi yang baik dan siap pakai guna menghasilkan perencanaan, implementasi
dan pengendalian manajemen yang baik melalui pembuatan keputusan.
Manfaat
Informasi
1.
Perencanaan (Planning)
Kegiatan
untuk menentukan arah aktivitas kantor akan diarahkan/dilaksanakan.
2.
Pengorganisasian (Organizing)
Pembagian tugas
dalam ruang lingkup organisasi
-
Melakukan
koordinasi terhadap SDM, artinya membagi pekerjaan agar lebih efisien, kemudian
menunjuk orang yang berkompeten untuk mengerjakannya (the right man on the
right place)
-
Memastikan
utilitas /alat mesin secara optimum
3.
Pengarahan (Actuating)
Dilakukan untuk
memastikan bahwa personel dapat melaksanakan tugas yang telah diberikan sesuai
dengan harapan, target, dan sasaran dengan cara:
-
Memberikan
semangat kepada karyawan agar dapat bekerja dengan penuh agar sesuai harapan
untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
-
Memberikan kesempatan pengembangan diri
melalui pendidikan dan pelatihan
4.
Pengendalian (Controlling)
-
Memastikan
bahwa sasaran dan hal-hal yang telah direncanakan
-
Mengendalikan
biaya anggaran kantor
Karakteristik
informasi yang baik/siap pakai
1. Relevan
Informasi
dianggap relevan jika informasi itu berkaitan dengan
keperluan pembuatan keputusan, artinya informasi
yang diterima harus relevan dengan permasalahan
yang dihadapi.
2. Akurat (accuracy)
Informasi
yang diterima harus benar, objektif, tepat, tidak bias dan sebaiknya ada derajat kebenaran sebagai hasil analistik statistik.
3. Tepat waktu (timeliness)
Informasi harus tersedia saat dibutuhkan. Bahwa informasi
yang dihasilkan dari suatu proses pengolahan data, datangnya tidak boleh
terlambat. Informasi yang terlambat tidak akan mempunyai nilai yang baik,
sehingga kalau digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan dapat
menimbulkan kesalahan dalam tindakan yang akan diambil.
4. Lengkap dan memadai
5. Up to date (terbaru)
6. Dapat diandalkan (reliability)
informasi harus
didapat dari sumber yang dapat diandalkan kebenarannya
7. Dapat dimengerti
8. Dapat dibandingkan
Hambatan
informasi bagi pembuat keputusan
Informasi yang
tersedia tidak akan mendukung seorang pembuat keputusan apabila terjadi hal-hal
berikut ini:
1.
Informasi salah
2.
Informasi tidak
diteruskan atau ditutupi
3.
Informasi sulit
dikumpulkan
4.
Informasi sulit
dicari
5.
Informasi tidak
jelas kebenarannya dan sulit untuk dikonfirmasi
6.
Sistem
penyimpanan tidak jelas
7.
Informasi yang
dibutuhkan tidak diketahui
8.
Kurang
bertanggung jawab mengumpulkan data atau informasi
9.
Bocornya
informasi penting / rahasia.
10.
Dana terbatas
Ada 6 langkah bagi seorang manager dalam pengambilan
keputusan:
1.
Identifying and defining the problem (Mengidentifikasi
dan mendefinisikan masalah)
Dalam mengambil
sebuah keputusan seorang manajer harus megerti dahulu masalah yang dihadapi.
Sebuah masalah muncul ketika pencapaian organisasi kurang dari
tujuan yang telah ditentukan. Sebuah peluang muncul ketika
manajer melihat pencapaian yang potensial yang melebihi tujuan organisasi saat
itu. Manajer melihat kemungkinan untuk meningkatkan kinerja diatas kinerja
kerja yang selama ini telah dilakukan.
2.
Determining
alternative courses of action (Menentukan program
alternatif tindakan)
langkah dalam
pengambilan keputusan dimana manajer menganalisis fator-faktor sebab akibat
penting yang berhubungan dengan situasi yang penting. Manajer menetapkan
beberapa alternatif tindakan yang akan diambil dalam membuat keputusan. Untuk
keputusan yang terprogram, alternatif-alternatif bisa dengan mudah
dikenali dan bahkan biasanya sudah tersedia dalam peraturan dan prosedur
organisasi. Namun keputusan yang tidak terprogram mengharuskan adanya
pengembangan tindakan baru yang akan dapat menjawab kebutuhan perusahaan.
3.
valuating the best course of action (Mengevaluasi
tindakan yang terbaik)
Mengevaluasi setiap alternatif tindakan yang telah dibuat,
dengan menilai keuntungan dan kerugian setiap alternatif tindakan. Manajer
kemudian mencoba untuk mengukur prospek-prospek menuju sukses. Manajer dapat
mengandalkan intuisi dan pengalaman untuk memperkirakan jika suatu arah
tindakan sekiranya akan berhasil.
4.
Selecting the best course of action (Memilih tindakan
alternativ yang terbaik)
Alternatif yang
terbaik adalah yang solusinya paling sesuai dengan tujuan dan nilai-nilai
keseluruhan organisasi, serta mencapai hasil yang dikehendaki dengan
menggunakan sumber daya paling sedikit. Manajer mencoba menyeleksi pilihan
dengan risiko dan ketidakpastian paling sedikit sehingga dapat dipilih tindakan
alternativ yang terbaik.
5.
Carrying out the
selected course of action (Melaksanakan program/alternativ
terpilih)
Tahap pelaksanaan
ini adalah tahap dimana kemampuan manajerial, administrative, dan tahap
persuasive yang dimiliki seorang manajer akan digunakan untuk menjamin bahwa
alternative terpilih akan dijalankan. Kesuksesan alternative terpilih ini akan
bergantung pada bisa tidaknya alternative ini diterjemahkan menjadi suatu
tindakan.
6.
Following up to ensure that the desired results are
obtained
(Mengevaluasi
untuk memastikan bahwa hasil yang diinginkan tercapai)
Pada tahap
evaluasi yang merupakan bagian proses pengambilan keputusan. Para pengambil
keputusan akan mendapatkan informasi tentang seberapa baiknya mereka menerapkan
keputusan yang telah mereka ambil dan apakah penerapan ini efektif dalam
mencapai tujuan mereka.
PERTEMUAN 5
TEKNOLOGI
KOMUNIKASI PERKANTORAN
Telekomunikasi
Telekomunikasi didefinisikan oleh Rowe sebagai
komunikasi yang menggunakan transmisi informasi yang menggunakan peralatan
elektronik maupun elektromagnetik.
Sedangkan
menurut Quible, telekomunikasi sebagai transmisi informasi yang
menggunakan teknologi telepon.
Manfaat
telekomunikasi bagi organisasi adalah:
1.
Mendapatkan
informasi pada waktu yang tepat di tempat yang tepat.
2.
Mendapatkan data
yang real time.
3.
Memungkinkan
operasi perusahaan baik fasilitas maupun SDM tersebar diberbagai tempat.
Jaringan
komunikasi
Jaringan
komunikasi ini sebagai hubungan antara beberapa peralatan circuits (kontak)
komunikasi yang dapat diklasifikasikan dalam beberapa hal, yaitu berdasarkan
topologi, kepemilikan dan geografi.
1. Berdasarkan Topologi
a. Bintang
Konfigurasi ini menggunakan host computer sebagai pemancar dan pendistribusian ke anggota jaringannya.
.
b. Topologi hierarki
Konfigurasi ini biasannya dikenal dengan konfigurasi
pohon, host computer utama merupakan akar jaringan yang ada, sepintas mirip
struktur organisasi. merupakan topologi yang
bisa digunakan pada jaringan di dalam ruangan kantor yang bertingkat.
Hubungan antar satu komputer dengan komputer lain
merupakan percabangan dengan hirarki yang jelas, sentral pusat atau yang berada pada bagian paling atas merupakan sentral
yang aktiv sedangkan sentral yang ada di bawahnya adalah sentral yang pasif.
c. Topologi jala atau mesh
Konfigurasi ini hampir sama dengan hierarki namun
intensitas hubungan antar anggota jaringan lebih banyak.
d. Topologi bus
Menggunakan satu gedung dan ada satu jalur
utama sebagai penghubung yang mendistribusikan kemasing-masing anggota
jaringan.
e. Topologi
cincin
Topologi cincin atau ring topologi adalah topologi jaringan dimana setiap komputer yang
terhubung membuat lingkaran. Dengan artian setiap komputer yang terhubung
kedalam satu jaringan saling terkoneksi ke dua komputer lainnya sehingga
membentuk satu jaringan yang sama dengan bentuk cincin. Biasanya digunakan
pada kondisi dimana masing-masing komputer berdekatan.
f. Topologi
hybrid
Menggabungkan konfigurasi terdahulu dalam satu jaringan. Ketika ada
suatu topologi bintang yang terhubung topologi bintang ke yang lain, masih
tetap merupakan topologi star. Namun, ketika sebuah topologi bintang dan
topologi bus yang terhubung ke satu sama lain, menimbulkan pembentukan topologi
hibrida.
2. Berdasarkan
kepemilikan
a. Private : Jaringan ini biasanya melayani
kebutuhan internal organisasi yang tertutup akses publik.
b. Public : Jaringan ini dibangun oleh perusahaan
telekomunikasi yang menjual layanan ke publik. Ada dua macam jaringan, yaitu
Public Switched Telephone Network (PSTN) dan internet
c. Value Added networks (VANs) : Jaringan ini
hampir sama dengan jaringan publik, yang menawarkan fasilitas transmisi berupa
intelligence berdasarkan kebutuhan perusahaan
3. Berdasarkan
geografi
a. Wide Are Networks (WAN)
Jaringan Area Luas (Wide Area Network –
WAN) menghubungkan suatu wilayah yang lebih luas dari segi geografis, misalnya
menghubungkan Florida, Amerika Serikat dengan dunia, tanpa harus menyediakan
sejumlah uang yang besar untuk membayar tagihan telepon. Namun, jaringan WAN ini
agak rumit dan kompleks. Ia membutuhkan berbagai perangkat keras dan perangkat
lunak sebelum memungkinkan jaringan lokal dan metropolitan berhubungan dengan
komunikasi secara global dan internasional seperti Internet. Secara lahirnya,
jaringan WAN terlihat mirip dan tidak banyak bedanya dengan LAN atau MAN.
b. Metropolitan
Area Networks (MAN)
Jaringan Area
Metropolitan (Metropolitan Area Network-MAN) biasanya meliputi suatu wilayah
geografis yang agak luas dibandingkan dengan jaringan yang tercakup dalam LAN.
Jaringan MAN biasanya dioperasikan di kota-kota, gabungan beberapa buah sekolah
atau di sebuah daerah. Dengan menjalankan suatu jaringan yang sederhana
besarnya di dalam lingkungan tata letak geografis yang besar, informasi dan
informasi dapat disebarkan dengan luas, cepat dan efektif.
c. Local Area
Networks (LAN)
Jaringan jenis
LAN ini biasanya terbatas pada batasan geografis yang kecil misalnya jaringan
yang meliputi sebuah bangunan, sekolah, kantor atau kampus. Fungsi dasar LAN
sebagai satu jaringan yang menghubungkan sejumlah komputer di dalam area yang
terbatas seperti di dalam kampus universitas, di dalam sebuah bangunan dan di
dalam kamar dan kerapkali dihubungkan dengan komputer kerangka utama atau
minikomputer. Namun, jarang sekali jaringan LAN meliputi kawasan yang lebih
dari satu mil jaraknya.Komputer-komputer ini dapat dihubungkan dengan metode
koneksi kabel maupun wireless
Telepon dan
Internet
Sistem telepon
Ada empat sistem
telepon yang digunakan selama ini oleh perusahaan yaitu.
1.
Key system. Sistem ini menggunakan central handset yang memungkinkan operator memilih jalur yang diinginkan dan mampu melayani 3 hingga 50
jalur.
2.
PBX
(private branch exchange).
Semua panggilan masuk dan keluar melalui
switchboard.
3. PABX
(private automatic branch exchange)
Operator menerima panggilan masuk dan menghubungkan kepada penerima.
4. Centrex
(central exchange) Tidak memerlukan switchboard
untuk melakukan panggilan, semua pegawai mempunyai
nomor masing-masing.
Internet
Layanan Internet:
1.
E-mail
E-Mail atau surat elektronik merupakan layanan internet yang banyak
digunakan oleh masyarakat di Indonesia maupun di dunia. Alamat e-mail saat ini
layaknya sudah menjadi identitas pribadi, karena dengan e-mail kita bisa saling
mengirim surat dengan cepat. Boleh dikatakan e-mail merupakan pengganti alamat
rumah kita. Layanan internet berupa e-mail ini sangat banyak sekali macamnya,
ada yang gratis dan ada yang berbayar. Contoh e-mail yang gratis adalah Yahoo,
Gmail, dan Hotmail.
2. World Wide Web (WWW)
Layanan internet yang berupa layanan www sangat populer di tengah-tengah
masyarakat, layanan ini memungkinan kita semua bisa menjelajahi halaman website
yang ada di internet. Para pencari informasi di internet memanfaatkan layanan
www guna mencari informasi berlimpah dari internet. Sekedar mengingatkan saja
meskipun layanan www ini bermanfaat sekali tetapi juga banyak sisi negatif yang
juga ditawarkan seperti perjudian, pornografi, dan trafficking.
3.
FTP (File Transfer Protocol)/Protokol pengiriman
berkas
4.
Usenet
sistem diskusi Internet
yang terdistribusi secara global, merupakan awal dari berbagai forum Internet yang
banyak digunakan saat ini, secara kasar dapat dianggap sebagai hibrida antara surat elektronik dan
forum web. Diskusi disusun menurut topik diskusi, dan ditampilkan oleh Newsreader
seperti halnya susunan forum web dan BBSes, meskipun artikel disimpan pada
peladen secara berurutan.
5.
Listserv
Komputer yang mengotomatiskan pengiriman e-mail (bertindak sebagai pusat
distribusi untuk pesan-pesan e-mail). Salah satu contoh adalah EDTECH yang para
anggotanya mendiskusikan topik-topik yang terkait dengan teknologi pendidikan.
6.
Internet messenger/
Pesan instan
sebuah teknologi Internet
yang memungkinkan para pengguna dalam jaringan internet untuk mengirimkan
pesan-pesan singkat secara langsung pada saat yang bersamaan (real time)
dengan menggunakan teks kepada pengguna lainnya yang sedang terhubung ke
jaringan yang sama. Istilan pesan instan (instant messaging) saat ini
pada umumnya mengacu kepada sebuah teknologi yang dipopulerkan oleh America Online (AOL),
yang kemudian diikuti oleh Yahoo!
(Yahoo! Messenger),
Google, dan Microsoft (Windows Live
Messenger)dan perusahaan-perusahaan lainnya.
7.
Internet telephony/ IP telephony
merupakan konsep penggunaan jaringan internet untuk melewatkan sinyal
telepon dengan delay yang dapat diterima (masih dalam batas toleransi
pendengaran manusia). Alasan utama berkembangnya internet telephony adalah
biaya yang diperlukan untuk melakukan percakapan lebih murah dari pada
percakapan menggunakan saluran telepon biasa, terutama untuk percakapan jarak
jauh. Selain itu, dengan teknologi ini dapat dilakukan videoconferencing
8.
Telnet (Telecommunication network)
Telecommuting
dan telekomunikasi
Menurut
Gomez-mejia,
telecommuting adalah perencanaan kerja yang menungkinkan pegawai untuk bekerja
di tempat selain kantor dengan selalu menghubungkan diri ke kantor melalui telephon, faksimile atau email.
Dampak negatif
telecommuting:
1. Pegawai tidak dapat menghindar dari pengawasan
pihak manajemen.
2. Pegawai akan beranggapan akan terkucil dari rekan kerjanya.
3. Pegawai akan kehilangan interaksi sosialnya.
4. Pegawai beranggapan akan menambah tingkat
stress dalam rumah tangganya.
5. Pegawai beranggapan akan berdampak negatif
bagi karirnya di masa depan.
PERTEMUAN 4
KOMUNIKASI PERKANTORAN
Pengertian
Komunikasi
Menurut Bovee, Komunikasi adalah proses mengirim dan menerima pesan
dan dikatakan efektif apabila pesan
tersebut dapat dimengerti dan menstimulasi tindakan atau mendorong orang lain
untuk bertindak sesuai dengan pesan tersebut.
Menurut Robbins, Komunikasi adalah proses pemindahan data dan
memahami makna yang dimaksudkan.
Fungsi komunikasi menurut Scott dan Mitchell ada 4 fungsi
yaitu :
1.
Fungsi control
2.
Fungsi motivasi
3.
Fungsi emosi
4.
Fungsi informasi
Fungsi
komunikasi menurut Scott dan Mitchell
1.
Fungsi
control,
setiap organisasi mempunyai hierarki dengan
wewenang yang menyertainya. komunikasi formal dapat dilakukan untuk mengontrol
karyawan dengan menanyakan ulang deskripsi pekerjaannya, kepada siapa
melaporkan hasil pekerjaannya, dan hal-hal lain yang membutuhkan komunikasi
dengan atasan mereka.
2. Fungsi Motivasi
Fungsi ini dilakukan melalui pemberian
feedback kepada bawahan mengenai apa yang telah mereka kerjakan, sebaik apa
mereka mengerjakannya, dan apa yang seharusnya dilakukan untuk meningkatkan
kinerja mereka di masa depan.
3.
Fungsi Emosi
Pada dasarnya
salah satu tujuan bekerja adalah melaksanakan interaksi sosial. Salah satu
bentuk interaksi sosial adalah komunikasi di mana masing – masing anggota
organisasi dapat mengekrepesikan emosi yang negatif. misalnya frustasi atau
tidak puas dengan pekerjaan yang dikerjakannya selama ini kepada teman sekerja.
4.
Fungsi Informasi
Fungsi ini berhubungan dengan memperlancar
pengambilan keputusan yang dapat dilakukan oleh pihak manajemen. Dengan
mentransfer data dan alternaif pilihan yang ada, individu atau organisasi akan
mudah dalam mengambil keputusan.
Dari keempat
fungsi komunikasi diatas tidak ada ada fungsi yang lebih penting dari yang
lain. Setiap proses komunikasi akan melibatkan lebih dari satu fungsi yang ada.
Contoh: Apabila
agar seorang staf administrasi keuangan dapat bekerja secara efektif dan
efisien, supervisor sebaiknya menggunakan komunikasi yang dapat mengontrol, memotivasi
dan memberikan informasi kepada mereka.
Komunikasi yang
efektif
Bentuk dari
komunikasi:
a.
komunikasi
nonverbal,
komunikasiyang paling dasar yaitu proses komunikasi tanpa kata
tetapi berupa isyarat, gerak tubuh, ekspresi tubuh dll.
b.
komunikasi
verbal yaitu berupa kata yang disusun agar memiliki arti.
c.
komunikasi
tulisan, yaitu komunikasi yang dapat berupa memo, surat,
email, faksimile, yang ditransfer
melalui tulisan atau simbol pada sebuah media.
Menurut Bovee, ada beberapa asas komunikasi agar dapat
berkomunikasi secara efektif, antara lain:
1.
Komunikasi
berlangsung antara pikiran seseorang dengan pikiran orang lain.
2.
Orang hanya bisa
memahami tentang suatu hal jika menghubungkannya dengan hal lain yang telah dimengerti.
3.
Orang yang
melakukan komunikasi mempunyai suatu kewajiban untuk membuat dirinya
dimengerti.
4.
Orang yang tidak
paham dalam menerima pesan mempunyai
suatu kewajiban untuk meminta penjelasan.
Ciri-ciri pesan
yang efektif:
1.
Menyediakan
informasi yang praktis
2. Memberikan
fakta dibandingkan kesan.
dengan menggunakan bahasa yang konkret dan menjelaskan secara detail yang
dimaksud
3. Mengklarifikasi
dan menyingkat informasi
dengan menggunakan tabel,bagan,foto maupun diagram yang menjelaskan pesan yang
dimaksud.
4. Menyatakan
tanggung jawab secara jelas dengan menjelaskan apa yang kita harapkan atau apa
yang dapat kita lakukan, karena pesan kita hanya ditujukan kepada orang-orang
tertentu saja.
5.
Membujuk dan
menyediakan rekomendasi
biasanya
pesan yang
disampaikan adalah membujuk pegawai untuk melakukan sesuatu atau pelanggan
untuk memanfaatkan layanan yang kita tawarkan dengan menjelaskan manfaat yang
akan mereka peroleh dengannya.
Komunikasi
organisasi
Bentuk komunikasi
1.
Komunikasi yang
sudah direncanakan masing-masing bagian (surat, email, memo) mengikuti suatu
prosedur organisasi.
2.
Komunikasi
kasual yang terjadi antar anggota organisasi (email, face to face, telephon)
yang tidak mengikuti prosedur suatu organisasi
Komunikasi
Formal
Komunikasi
yang dilakukan berdasarkan rentang atau struktur organisasi perusahaan, baik
berupa downward, upward, atau horizontaal flow. Walaupun dalam kenyataanya
keberadaan struktur tersebut tidak akan dapat menghalangi seluruh komponen
organisasi berkomunikasi satu sama lain.
a.
Downward (Komunikasi atas ke bawah)
Contohnya pimpinan memberikan instruksi,
petunjuk, informasi, penjelasan, perintah, pengumumamn, rapat.
b.
Upward (Komunikasi yang terjadi dari
bawah ke atas) Contohnya: staf memberikan laporan, saran–saran, pengaduan,
kritikan, kotak saran kepada pimpinan.
c.
Horizontal (Komunikasi mendatar, antara
anggota staff dengan anggota staff)
Komunikasi
Informal,
Berlangsung
tidak formal, komunikasi terjadi tidak dalam suasana kerja.
Adalah
komunikasi yang terjadi di antara seluruh bagian organisasi sebagai perwujudan
kebutuhan manusia sebagai insan sosial. Menurut penelitian komunikasi yang
terjadi di suatu organsasi kurang lebih 80% berlangsung dalam bentuk ini.
Bahkan perkembangan teknologi memungkinkan banyak eksekutif berusaha
mendapatkan informasi dari tangan pertama untuk memberikan tanggapaan yang
lebih cepat atas suatu masalah yang terjadi di lapangan dalam jaringan
komunikasi informal.
Komunikasi kasual yang berlangsung dengan pelanggan, penyalur, investor (email, face to
face, telephon)
Komunikasi yang
sudah direncanakan dengan pihak luar (surat, laporan, pidato, memo , website,
maupun press release)
Hambatan
komunikasi
Menurut Robbins, ada empat hambatan komunikasi yang akan mempengaruhi
kualitas komunikasi yang kita lakukan:
1.
Perbedaan bahasa
dan persepsi
2.
Gangguan
komunikasi
a. Gangguan emosional
misalnya; perbedaan nilai-nilai serta
harapan yang berbeda antara pengirim dan penerima pesan, sehingga menimbulkan
emosi diatas pemikiran-pemikiran dari si pengirim maupun si penerima pesan yang
hendak disampaikan.
b. Gangguan fisik
misalnya: gangguan kesehatan (cacat tubuh
misalnya orang yang tuna wicara), gangguan alat komunikasi dan sebagainya.
3. Overload
informasi
4. Penyaringan
yang tidak tepat.
Dari hambatan
diatas ada beberapa kiat yang dapat
dilakukan untuk meminimalisir dampak hambatan tersebut, yaitu:
1.
Melakukan pendekatan yang berpusat pada
audiens
Hal utama yang
harus dilakukan dalam berkomunikasi adalah memfokuskan diri pada audiens yang
akan dituju, dengan melakukan ini komunikasi yang dilakukan dapat dipastikan
efektif, karena kita akan berusaha menyajikan pesan atau informasi lebih
berarti pada sisi penerima untuk mendapatkan feedback yang diharapkan atas
terjadinya komunikasi
2.
Mengembangkan iklim komunikasi yang terbuka
3.
Komitmen untuk berkomunikasi secara etis
4.
Menggunakan pesan yang singkat dan efektif.